Petualangan Extream Di Perbatasan PNG (Papua Nuginie)

Minggu, 23 Mei kemaren itu aku sama rombongan berangkat mancing ke perbatasan. Menurut cerita mereka yang pernah mancing diperbatasan RI-PNG, mereka itu biasa dapat ikan kakap minimal 1 Kg setiap kali mancing kesana, kemudian lokasinya itu cukup luas terhampar sepanjang beberapa meter jadi tidak ada kata tidak kebagian tempat bila mancing disana. Kita bersama rombongan berangkat mulai jam enam pagi dari rumah dimana malam sebelumnya kita sudah mempersiapkan peralatan memancing beserta umpan. Tapi menjelang mau berangkat paginya itu kita singgah ke pasar ikan untuk membeli ikan julung sebagai umpan tambahan seperti orang yang pernah mancing disitu bilang bahwa umpan ikan julung itu cepat dimakan ikan, awet, dan gampang dipotongnya. Start dari Jayapura jam 06.13 pagi kemudian jam 07.30 kita sudah sampai dikoya meskipun sudah singgah untuk beli bensin di Abepura, Beli nasi kuning, air minum, suplement, makanan kecil di koya timur. Tidak berapa lama kita ternyata sudah tempuh perjalanan selama 1,5 jam dengan jarak tempuh sekitar kurang lebih 30 km. Sesampainya di pintu masuk ke tepi pantai dimana sebenarnya pintu masuknya itu tidak resmi, karena sebenarnya disitu hanya bekas jalan para pekerja proyek, dengan ongkos 25 ribu kita sudah bia masuk dengan jumlah 4 orang dengan 3 motor 100 meter kedepan kita sudah bisa melihat laut tapi bukan disitu tempat kita hendak memancing tetapi masih ada jalan masuk kehutan.
Setelah kita lewati hutan dengan jalan yang becek dengan lumpur bercampur air yang berwarna kuning itu sampai dijalan setapak menurun ke perbukitan. Di tempat itu kita jalan harus bahu membahu dikarenakan jalan yang kita lewati itu curam dan kita meski menuruni tebing curam di bawahnya itu karang yang sangat tajam - tajam, di awali salah satu teman kita turun kebawah untuk menahan barang yang kita turunkan pakai tali satu per satu. setelah barang semuanya sudah turun baru masing masing dari kita menuruni bukit curam dan terjal itu dengan tangan kosong, huh beratnya jalan yang kita lewati ini, belum selesai sampai di situ. Selesai sampai dibawah bukit kita meski membawa barang peralatan itu menuju tepi lautan dimana letak kita melempar stik pancing kita nanti. Jalan yang kita lewati itu sempit sekali mungkin hanya selebar 30 cm saja, baru jalan itu berupa karang yang sangat tajam sekali seandainya dengan alas kosong saja kaki alas bisa lubang - lubang karena karang itu.
Masih ada sekitar 10 meter lagi kita menyusuri jalan itu meski sebenarnya jalan sempit itu dibawahnya adalah tempat mancing kita nantinya. Sesampainya di bawah serasa lega sekali rasanya hati ini terobati sudah perjalanan yang melelahkan tadi, ditempat itu kita bisa melihat pemandangan yang sangat indah sekali, laut yang terhampar luat sekali, ya kita bisa memancing di sepanjang tepi yang terhampar luas. Pantas mereka yang pernah memancing disitu sangat terkesan. ya ..... aku sangat menikmati sekali dalam perjalanan itu, Suatu perjalanan yang sangat berkesan di hidupku hingga kelak nanti !


